Banda Aceh, 5 Desember 2025 — Program Studi Pendidikan Biologi FKIP USK membentuk Tim Tanggap Bencana sebagai langkah cepat untuk membantu mahasiswa yang terdampak banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatra. Bencana tersebut memengaruhi puluhan mahasiswa yang berasal dari daerah kejadian dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat.
Setelah dilakukan pendataan dan koordinasi intensif, tim mencatat terdapat 64 mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi FKIP USK, termasuk mahasiswa dari Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Gayo Lues, yang memerlukan bantuan mendesak. Pada 5 Desember 2025, Tim Tanggap Bencana menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako sebagai dukungan awal bagi mahasiswa terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para mahasiswa, terlebih beberapa di antaranya mengaku belum mendapatkan kabar dari keluarga di kampung halaman akibat terputusnya akses komunikasi.
Penggalangan dana dilakukan melalui kontribusi seluruh dosen Prodi Pendidikan Biologi, pemanfaatan kas prodi, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi, serta dukungan aktif dari Ikatan Alumni Pendidikan Biologi FKIP USK yang diketuai oleh Prof. Dr. Abdullah, M.Si. Kolaborasi lintas unsur ini menjadi bukti tingginya solidaritas sivitas akademika dan alumni dalam membantu mahasiswa yang terdampak bencana.

Upaya ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak fakultas melalui Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan (Drs. Abu Bakar, M.Si). Kehadiran beliau dalam penyerahan bantuan menjadi bentuk komitmen fakultas dalam memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan mahasiswa di tengah situasi krisis.

Dengan tersalurkannya bantuan tahap pertama ini, Koordinator Prodi Pendidikan Biologi FKIP USK (Dr. Wiwit Artika, S.Si., M.Ed) menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi mahasiswa dan menyiapkan langkah lanjutan apabila situasi masih membutuhkan dukungan. Koordinator berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban mahasiswa sehingga mereka tetap dapat fokus menjalani aktivitas akademik meski berada dalam kondisi darurat.

Para mahasiswa penerima bantuan turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan. Bantuan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan harian, serta dukungan lainnya sangat membantu meringankan beban sekaligus memberikan motivasi bagi mereka untuk terus semangat melanjutkan perkuliahan.
Perwakilan alumni menambahkan bahwa kepedulian ini merupakan wujud ikatan kekeluargaan antara alumni dan mahasiswa aktif, serta bagian dari upaya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong dalam lingkungan akademik.
Dengan hadirnya bantuan ini, diharapkan para mahasiswa terdampak dapat kembali menata langkah dengan penuh keyakinan dan optimisme. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh Prodi Pendidikan Biologi dan para alumninya menjadi bukti bahwa dukungan kecil dapat menghadirkan dampak besar bagi masa depan mahasiswa.
Comments are closed